3 Hal Ini Harus Beres Sebelum Hapus Akun Kredivo

September nanti saya menikah. Sejak lamaran bulan lalu, calon istri saya ngajak diskusi soal keuangan berdua, katanya biar begitu resmi jadi suami istri, nggak ada masalah finansial yang bikin ribut di kemudian hari. Dari situ saya buka-buka lagi semua akun finansial saya satu per satu, dan salah satu yang saya sorot adalah akun Kredivo yang udah lama nggak terlalu aktif saya pakai.

Saya putuskan mau hapus akun Kredivo itu sebagai bagian dari “bersih-bersih” sebelum menikah. Tapi begitu saya mulai proses pengajuannya, saya sadar ada beberapa hal yang harus saya beresin dulu, dan kalau saya asal buru-buru, bisa-bisa malah bikin proses penutupannya tertunda atau malah gagal di tengah jalan.

Hal Pertama, Pastikan Semua Tagihan Benar-Benar Lunas

Ini yang paling utama dan saya cek berkali-kali. Sebelum bisa ajukan penutupan, seluruh tagihan, baik cicilan yang masih berjalan maupun biaya-biaya lain yang mungkin nyantol, harus lunas total tanpa ada sisa sepeser pun.

Saya sempat lupa ada satu cicilan kecil dari transaksi lama yang ternyata masih jalan dua bulan lagi. Untung saya cek dulu sebelum ngajuin, jadi saya lunasi dulu sisa cicilan itu sebelum benar-benar minta penutupan. Kalau saya nggak teliti dan langsung ajukan padahal masih ada tunggakan, pengajuan saya pasti bakal ditolak atau minimal ditunda sampai semuanya beres.

Hal Kedua, Cek dan Manfaatkan Poin yang Masih Ada

Ini bagian yang hampir saya lewatkan begitu aja. Saya kira poin reward itu nggak seberapa, jadi nggak terlalu saya perhatikan. Ternyata pas saya cek, ada lumayan banyak poin yang belum sempat saya pakai selama ini. Biasanya buat beli gadget yang diskon atau cashbacknya lumayan. 

Begitu akun ditutup, semua poin itu bakal hangus otomatis, nggak bisa ditukar atau dicairkan lagi setelahnya. Jadi saya sempatkan dulu tukar poin itu buat potongan belanja perlengkapan pernikahan, lumayan buat nambahin budget dekorasi. Kalau kamu juga lagi mikirin hapus akun Kredivo, coba cek dulu poin kamu sebelum keburu diajukan, sayang banget kalau sampai hangus percuma. Biasanya ada beberapa poin yang bisa digunakan untuk belanja marketplace. 

Hal Ketiga, Siapkan Dokumen dan Pahami Proses Verifikasinya

Yang terakhir, saya siapkan e-KTP buat keperluan verifikasi identitas, karena ini syarat wajib yang nggak bisa dilewatkan. Saya juga pastikan data di KTP saya masih sesuai dengan yang terdaftar di akun, biar nggak ada masalah waktu proses verifikasi berlangsung.

Setelah semua dokumen siap, saya ajukan lewat email resmi dengan judul permintaan penutupan akun, lengkap dengan alasan dan lampiran identitas. Prosesnya makan waktu sekitar tiga hari kerja setelah semua diverifikasi, dan selama masa itu saya diingatkan buat nggak login lagi ke akun, biar prosesnya nggak keganggu di tengah jalan.

Kenapa Saya Nggak Menyesal Ambil Langkah Ini

Selama saya pakai, Kredivo PayLater cukup membantu waktu masih jadi karyawan baru dulu, dengan opsi tenor fleksibel dan bunga yang transparan sejak awal transaksi. Tapi sekarang, dengan babak baru kehidupan yang mau saya mulai bareng calon istri, rasanya lebih pas kalau semua akun finansial saya lebih ramping dan terpantau jelas dari awal pernikahan nanti.

Kalau kamu juga lagi berencana hapus akun Kredivo karena alasan apa pun, entah mau menikah kayak saya atau sekadar merapikan urusan finansial, tiga hal ini jangan sampai kelewat. Lunasi dulu semua tagihan, manfaatkan poin yang masih ada, dan siapkan dokumen dengan benar. Biar prosesnya lancar sekali jalan, tanpa harus bolak-balik gara-gara ada yang terlewat.